Kehadiran Islam di tengah-tengah kehidupan manusia di muka bumi tidak untuk menjadi tandingan dari budaya yang telah berkembang di masyarakat, justru ingin menjadikan nilai-nilai budaya yang merupakan kearifan lokal tersebut sebagai salah satu instrumen dakwah.

Namun, harus diakui terdapat sebagian umat Islam yang kurang tepat memposisikan keberadaan budaya itu sendiri. Mereka beranggapan bahwa budaya tidak perlu dipertahankan karena tidak berasal dari Al-Quran dan hadis. Padahal tidak selamanya sesuatu secara eksplisit yang tidak berdasar Al-Quran dan hadis adalah tidak benar, sehingga harus ditinggalkan. Akan tetapi Rasulullah SAW. pernah mengingatkan “Kamu lebih mengetahui urusan duniamu” (HR. MUslim).

Islam hadir di ke bumi bukan dalam posisi untuk menghapus keseluruhan budaya yang telah ada di tengah masyarakat, akan tetapi kehadiran Islam adalah sebagai upaya kehadiran Islam adalah sebagai upaya internalisasi ajaran Islam ke dalam budaya. Sebagaimana telah diketahui bahwa tidak ada satu pun manusia, yang luput dari pengaruh budaya, sebab budaya lahir seiring dengan lahirnya manusia itu sendiri

untuk lanjut membaca silahkan klik disini